Gokil! Perempuan Ini Sulap Dana Bansos Jadi Bisnis Miliaran

Jasmine Taylor. (Lucas Mullikin/CNBC Make It)

Jasmine Taylor, seseorang yang tinggal di Amerika Serikat (AS) memperoleh kesuksesan, setelah menyulap dana bantuan sosial (bansos) sebesar US$ 1,200 atau sekira Rp 17,9 juta menjadi bisnis bernilai miliaran rupiah.

Kejadian itu https://sukseskas138.com/ dimulai saat perempuan berusia 31 tahun tersebut kesulitan membayar utang ratusan juta rupiah.

Saat itu Taylor memiliki utang pelajar sekitar US$ 60.000 (Rp 898 juta) dan US$ 9.000 (Rp 134 juta) utang medis serta kartu kredit. Saat sedang melunasinya, ia kehilangan pekerjaan penuh waktu dan mulai bekerja sampingan, memberikan resep untuk apotek dan makanan DoorDash.

Untuk keluar dari ‘lingkaran setan’ itu, wanita asal Amarillo, Texas, Amerika Serikat (AS) tersebut menemukan sebuah strategi pengelolaan uang pengisian uang tunai atau cash stuffing lewat tontonan YouTube. Ini kemudian mengubah hidupnya.

“Saya menemukan penganggaran tunai dan saya benar-benar mengikutinya,” kata Taylor, mengutip CNBC Make It. “Saya hanya akan membelanjakan apa yang saya miliki dalam bentuk tunai.”

Cash stuffing sendiri adalah cara baru dan trendi untuk menyimpan dan membelanjakan uang menggunakan uang tunai, bukan kartu debit dan kredit. Biasanya ini ditaruh di dalam amplop dengan tujuan keuangan berbeda.

Uniknya, cash stuffing adalah strategi menghemat uang yang telah dilakukan nenek moyang dari abad ke-20 dan ke-19, dan kemudian menjadi viral pada generasi saat ini.

Setelah mempelajari hal tersebut, Taylor kemudian mulai mengunggah video-video dirinya melakukan cash stuffing melalui akun TikTok-nya. Alhasil, postingan tentang dia mengelola keuangannya dengan memasukkan uang tunai ke dalam amplop menjadi viral.

Metode pengelolaan uang cash stuffing pun berhasil membuat Taylor melunasi utang pinjaman mahasiswa sebesar US$23.000 (Rp344 juta), menghapus utang medis dan saldo kartu kreditnya.

Begitu dia mendapatkan banyak pengikut (dia saat ini memiliki 628.000 pengikut di TikTok), Taylor mengubah metode cash stuffing-nya menjadi bisnis melalui ‘Baddies and Budgets’, di mana dia menjual kursus tentang uang, alat-alat untuk budgeting, dan aksesori lainnya.

Pada 2022, bisnis tersebut menghasilkan sekitar US$ 850.000 (Rp 12,7 miliar). Tahun ini, bisnisnya hampir menghasilkan US$ 1 juta (Rp 14,9 miliar).

Membangun Bisnis Amplop

Setelah video cash stuffing-nya menjadi viral, Taylor ingin memanfaatkan banyak penonton yang telah dia bangun. Saat melihat pasar, ia menyadari tidak ada yang menjual amplop-amplop menarik, kebanyakan hanya ada amplop polos membosankan.

“Saya melihat sekeliling, dan saya tidak dapat menemukan banyak toko yang menjual barang-barang yang Anda butuhkan untuk cash stuffing,” katanya.

Pada musim semi tahun 2021, Taylor menggunakan cek stimulus senilai US$ 1.200 untuk membentuk Baddies and Budgets, membeli akun Shopify, persediaan untuk pengiriman, bahan untuk dompet isi uang, dan mesin Cricut untuk mencetak label amplop dan penutup dompet.

Dari April hingga akhir tahun 2021, bisnisnya menghasilkan hampir US$ 250.000 (Rp 3,7 miliar). Lini produknya juga telah berkembang melampaui kebutuhan karena semakin banyak penggemar yang mulai mengidentifikasi mereknya.

“Banyak orang yang membeli dari kami adalah orang yang hemat dan menabung, tetapi ada juga orang yang membeli dari kami karena barang kami sangat lucu,” katanya. “Merekalah yang menginginkan cangkir dan gantungan kunci.”

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*